Selasa, 29 Oktober 2013

KEBOHONGAN PARA REMAJA



Zaman sekarang sulit sekali mendidik anak-anak usia sekolah menjadi baik. Oleh karena perkembangan zaman yang semakin pesat, perkembangan teknologi yang semakin canggih, sulit mengontrol mereka. Pihak sekolah kadang kecolongan oleh kebohongan yang dilakukan oleh para remaja, bahkan tak sedikit orangtua pun mengeluh.
Contohnya, sekarang ini, semua siswa sudah memiliki handphone, bahkan handphone yang mereka miliki lebih canggih daripada guru-gurunya. disaat belajar, guru menerangkan di depan, siswa ber-hp ria di belakang. Ada yang sedang fb-an, ada yang asyik sms-an, ada juga yang lagi chating dengan teman dunia mayanya. Tak jarang putri-putri Nias yang dahulu sangat dijaga, yang mana harga diri sangat tinggi, telah terjerat dalam perkembangan globalisasi. Mereka sudah berani bergaya, berbagi foto-foto ala artis internasional via fb, berani melawan orangtua hanya demi berpergian dengan teman lelakinya, bahkan hampir hal yang dulu tabu dilakukan apalagi para gadis Nias,sudah menjadi tren bagi mereka.
Hubungan disebut pacaran kalau berani berciuman, berpelukan, boncengan di motor seperti pasangan suami istri yang sah, tanpa semua itu hubungan disebut hanya status "teman".
Melalui hp mereka, sesuka hatinya memotret dirinya, dari berbusana lengkap sampai tanpa busana. Hal ini sangat memalukan. Pertanyaan sekarang, siapa yang bertanggungjawab terhadap mereka? Apa yang seharusnya dilakukan oleh para orangtua dan guru mengontrol mereka? Siapa yang harus disalahkan ketika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan?
Dahulu, kehormatan putri Nias sangat tinggi,namun entah karena apa,mungkin karena adanya emansipasi wanita maka semua boleh dilakukan.
Mari, kita renungkan,ada apa dibalik semua ini. Ini hanya salah satu kebohongan yang dilakukan anak-anak sekarang.
Bagi para pembaca mohon beri komentar.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar